18 Agustus 2011

Skripsi Fakultas Tarbiyah (PAI)

Proposal Skripsi Fakultas Tarbiyah (PAI): 
APLIKASI STRATEGI PAKEM PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MI SYAFI’IYAH KECILA KEMRANJEN BANYUMAS TAHUN AJARAN 2009/2010

A.      Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu proses dalam rangka memenuhi peserta didik, supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya. Dengan demikian akan menimbulkan perubahan-perubahan dalam dirinya yang memungkinkan untuk berfungsi secara berkualitas dalam kehidupan masyarakat (Hamalik, 2008 : 3). Oleh karena itu, pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh manusia, tanpa adanya pendidikan kehidupan manusia tidak akan pernah maju dan berkembang.
Dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2003 Pasal 3 dijelaskan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk kehidupan bangsa, berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi Warga Negara yang demokratif serta bertanggung jawab (Sumber Hukum).

1
Dari rumusan tersebut terkandung makna bahwa proses pembelajaran merupakan inti dari proses pendidikan karena proses pembelajaran itu peserta didik mengembangkan  potensi dirinya untuk mencapai tujuan pendidikan.
Secara umum, Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan peserta didik tentang Agama Islam. Sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dari tujuan tersebut dapat ditarik beberapa dimensi yang berhak ditingkatkan dan dituju oleh kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, yaitu:
1.      Dimensi keimanan peserta didik terhadap ajaran Agama Islam
2.      Dimensi pemahaman atau penalaran (intelektual) serta keimanan peserta didik terhadap ajaran Agama Islam
3.      Dimensi penghayatan atau pengalaman batin yang dirasakan peserta didik dalam menjalankan ajaran Agama Islam
4.      Dimensi pengamalannya dalam arti bagaimana ajaran Agama Islam yang telah diimani, dipahami dan dihayati atau diinternalisasi oleh peserta didik itu mampu menumbuhkan motivasi dalam dirinya untuk menggerakkan, mengamalkan dan menaati ajaran Agama, dan nilai-nilainya dalam kehidupan pribadi sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT serta mengaktualisasikan dan merealisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (Muhaimin, 2002 : 78).
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam suatu proses pembelajaran perlu adanya perencanaan dan penanganan serius, baik strategi maupun metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diharapkan (Sunhaji, 2009 : 22).
Namun pada kenyataannya orientasi pendidikan di Indonesia dewasa ini masih cenderung memerlukan peserta didik sebagai objek dan guru berperan sebagai pemegang otoritas tinggi keilmuan dengan materi pembelajaran yang bersifat subject oriental dan manajemenpun bersifat centralistik. Proses pembelajaran semacam ini boleh dikatakan sangat tradisional, sebab dengan guru memegang otoritas tertinggi, maka pembelajaran tidak berpusat pada siswa. Hal ini berakibat, antara lain guru kurang bisa memahami kondisi psikologis siswa dan minat serta bakat siswa kurang berkembang.
Oleh karena itu, disini belajar aktif sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agar siswa mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Ketika siswa pasif atau hanya menerima dari guru, ada kecenderungan untuk cepat melupakan apa yang telah diberikan. Maka diperlukan perangkat tertentu untuk dapat mengikat informasi yang baru saja diterima oleh guru. Guru belajar aktif adalah salah satu cara untuk mengikat informasi yang baru kemudian menyimpan dalam otak. Salah satu faktor yang menyebabkan informasi cepat dilupakan adalah faktor kelemahan otak manusia itu sendiri. Belajar hanya mengandalkan indra pendengar mempunyai beberapa kelemahan, padahal hasil belajar seharusnya disimpan sampai waktu yang lama (Zaini, 2002). Perlu disadari bahwa siswa mempunyai cara belajar yang berbeda-beda ada siswa yang lebih senang membaca, berdiskusi dan juga senang praktek langsung. Inilah yang disebut dengan gaya belajar (learning style).
Untuk dapat membantu siswa agar semakin semangat dan semakin termotivasi, maka guru harus bisa menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Menurut Conny Semiawan, ada tujuh prinsip yang dapat menunjang tumbuhnya keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, antara lain: prinsip motivasi, prinsip latar atau konteks, prinsip keterarahan, prinsip belajar sambil bekerja, prinsip perbedaan perseorangan, prinsip menemukan dan prinsip pemecahan masalah (Gulo, 2002 : 77).
Guru sebagai penyampai materi strategi pembelajaran aktif akan sangat membantu didalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran. Bagi guru yang sibuk mengajar, strategi aktif dapat dipakai dengan fariasi yang tidak membosankan. Disamping itu, filosofi mengajar yang baik adalah bukan sekedar  mentrasfer pengetahuan kepada siswa. Akan tetapi bagaimana membantu siswa supaya dapat belajar, maka guru tidak lagi menjadi pemeran sentral dalam proses pembelajaran.
Berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh pemerintah, salah satunya adalah dengan adanya pendekatan pembelajaran yang telah dikenalkan dan dikembangkan sejak tahun 2007 diseluruh pelosok tanah air yang dikenal dengan pembelajaran aktif-PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan). PAKEM ini merupakan pendekatan dalam proses belajar mengajar yang bila diterapkan secara tepat berpeluang dapat meningkatkan tiga hal: Pertama, Mekanisme pengaruh fisik terhadap jiwa. Kedua, Maksimalisasi pengaruh jiwa terhadap proses psikofisik dan psikososial, dan ketiga, bimbingan kearah pengalaman kehidupan spiritual (Ismail, 2008 : 5)
Jika pembelajaran Agama Islam dipahami sebagai pembelajaran untuk melatih jiwa seseorang agar terdorong untuk membiasakan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik sebagaimana konsep Al-Ghazali, maka pembelajaran bisa memberikan harapan baru untuk efektifitas pencapaian tujuan pembelajaran Agama Islam.
MI Syafi’iyah Kecila merupakan salah satu sekolah/lembaga pendidikan dibawah naungan strategi Depag di Kabupaten Banyumas yang saat ini telah menerapkan strategi PAKEM dalam proses pembelajarannya, terutama dalam pembelajaran PAI. Dengan penerapan strategi PAKEM tersebut diharapkan apa yang menjadi tujuan pendidikan Agama Islam dapat tercapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Pembelajaran aktif-PAKEM hanya bisa terjadi bila ada partisipasi aktif peserta didik. Demikian juga peran serta aktif peserta didik tidak akan terjadi bilamana guru tidak aktif dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Ada berbagai cara untuk melakukan proses pembelajaran yang memicu dan melibatkan peserta didik aktif dan mengasah ranah kognitif, efektif, psikomotorik. Pembelajaran aktif dalam memperoleh informasi, ketrampilan dan sikap serta perilaku positif dan teruji akan terjadi melalui suatu pencarian diri dari peserta didik. Hal ini akan terwujud bila peserta didik dikondisikan sedemikian rupa sehingga tugas dan kegiatan dilaksanakan sangat memotifasi mereka untuk berfikir, bekerja dan merasa serta mengamalkan kesalahan dalam kehidupan nyata (Ismail, 2008 : 72).
Kehadiran pendekatan PAKEM diharapkan dapat memperkaya guru dalam hal strategi, metode, dan tekhnik mengajar sebagai seni, sehingga secara psikologis, PAKEM secara nyata memiliki relevansi dalam rangka mewujudkan proses yang memberdayakan peserta didik.
Dari latar belakang tersebut diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bejudul “Aplikasi Strategi Pakem Pada Mata Pelajaran Fiqih Di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas Tahun Ajaran 2009/2010”.

B.       Definisi operasional
Untuk menghindari kesalahan-kesalahan pengertian judul yang penulis kehendaki maka penulis jelaskan definisi operasionalnya.
  1. Aplikasi atau penerapan
Aplikasi atau penerapan adalah suatu kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar (Sunhaji, 2009 : 91)
  1. Strategi PAKEM
a.       Strategi
Strategi merupakan gambaran terlebih dahulu tentang langkah-langkah yang akan ditempuh dan dijalankan agar nantinya sesuai yang diharapkan (Ismail, 2008 : 24)
b.      PAKEM
Pengertian PAKEM secara bahasa dan istilah dapat dijelaskan secara singkat merupakan singkatan dari pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Istilah Aktif maksudnya adalah sebuah proses aktif membangun makna dan pemahaman dari informasi Ilmu Pengetahuan maupun pengalaman. Sedangkan istilah Kreatif yang dimaksud disini adalah bahwa pembelajaran merupakan sebuah proses mengembangkan kreatifitas peserta didik dan rasa ingin tahu yang tidak pernah berhenti. Istilah Efektif maksudnya bahwa model pembelajaran apapun yang dipilih harus menjamin bahwa tujuan pembelajaran akan tercapai secara maksimal. Dan yang dimaksud istilah Menyenangkan adalah bahwa proses pembelajaran harus berlangsung dalam suasana menyenangkan dan mengesankan (Ismail, 2008 : 46).
Jadi yang dimaksud Aplikasi Strategi PAKEM Pada Mata Pelajaran Fiqih MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas Tahun Ajaran 2009/2010 adalah penerapan suatu pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan-kemampuan kognitif, efektif dan psikomotorik siswa dalam pengolahan pesan dengan penekanan belajar melalui berbuat (learning by doing) serta melibatkan siswa secara aktif, langsung dalam proses belajar mengajar, baik pelibatan fisik maupun intelektual emosional serta suasana yang menyenangkan demi tercapainya sasaran belajar.
  1. Mata Pelajaran Fiqih
Mata Pelajaran Fiqih dalam kurikulum Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu bagian dari mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah meliputi Fiqih Ibadah dan Fiqih Mu’amalah. (Departemen Agama, 2004 : 48)
Ruang lingkup Fiqih meliputi Fiqih Ibadah, thaharah, shalat, zakat, puasa, haji dan umrah, jihad dan mu’amalah dengan non muslim, serta jual beli.
Mata Pelajaran Fiqih merupakan mata pelajaran yang membekali siswa agar dapat mengetahui dan memahami pokok-pokok hukum Islam secara terperinci dan menyeluruh, baik berupa dalil naqli maupun dalil aqli, serta melaksanakan dan mengamalkan ketentuan hukum Islam dengan benar. Ruang lingkup mata pelajaran Fiqih meliputi keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara:
1)      Hubungan manusia dengan Allah SWT
2)      Hubungan manusia dengan manusia
3)      Hubungan manusia dengan alam lingkungan
Sedangkan yang penulis maksud pada penelitian ini yaitu hanya berfokus pada mata pelajaran Fiqih kelas V.
  1. MI Syafi’iyah Kecila
MI Syafi’iyah Kecila adalah suatu lembaga bercirikan keislaman yang berada di desa Kecila RT. 02/04, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas dan menempati tanah seluas 2135 m², status kepemilikan adalah tanah wakaf.
Berdasarkan batasan-batasan yang penulis ambil dari judul, penulis bermaksud untuk meneliti tentang bagaimanakah penerapan pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan-kemampuan kognitif dan psikomotorik siswa dalam pengolahan pesan dengan penekanan belajar melalui berbuat (Learning by doing) serta melibatkan siswa secara aktif langsung dalam proses belajar mengajar baik melibatkan fisik maupun intelektual emosional serta suasana yang menyenangkan demi tercapainya sasaran belajar di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas Tahun ajaran 2009/2010 khususnya pada kelas V, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat Strategi PAKEM pada Mata Pelajaran Fiqih.

C.      Rumusan Masalah
Agar penulisan skripsi ini terarah maka terlebih dahulu dirumuskan masalah yang merupakan pokok-pokok pembahasan dalam penelitian. Adapun pokok permasalahan yang dikemukakan skripsi ini adalah :
1.      Bagaimanakah Aplikasi Strategi PAKEM pada mata Pelajaran Fiqih di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas Tahun Ajaran 2009/2010?
2.      Faktor-faktor apa sajakah yang menjadi pendukung dan penghambat pelaksanaan Strategi PAKEM pada Mata Pelajaran Fiqih di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas ?

D.      Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.    Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah:
Untuk mengetahui bagaimana Aplikasi Strategi PAKEM pada mata pelajaran Fiqih di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas.
2.    Manfaat Penelitian
Apabila tujuan dan sasaran sudah tercapai, diharapkan penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut:
1)      Bermanfaat bagi penulis sebagai tambahan pengetahuan tentang Aplikasi Strategi PAKEM
2)      Sebagai bahan masukan bagi para guru dan murid pada umumnya
3)      Sebagai bahan kajian Perpustakaan dan bahan perbandingan pada penelitian sejenis.

E.       Telaah Pustaka
Telaah pustaka merupakan bagian yang mengungkap landasan teori yang relevan dengan masalah penelitian yang sedang diteliti. Adapun buku-buku yang berkaitan dengan penelitian:
1.    Aplikasi Strategi PAKEM diantaranya yaitu:
a)      Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dilengkapi Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
b)      Kurikulum dan Pembelajaran, karya Dr. Oemar Hamalik. Membahas tentang Sistem Pendidikan Nasional khususnya yang berkenaan dengan penyiapan tenaga kependidikan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Depdikbud menggariskan kebijakan baru yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pendidikan tenaga kependidikan antara lain, dituangkan dalam rangka pengembangan kurikulum pendidikan tenaga kependidikan sekolah menengah, untuk program S1.
c)      Strategi Pembelajaran Aktif, karya Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, Sekar Ayu Aryani. Membahas khusus tentang strategi. Strategi yang dipakai dalam proses pembelajaran yang dapat dilakukan didalam maupun diluar kelas.
d)     Strategi Pembelajaran (Konsep Dasar, Metode dan Aplikasi Dalam Proses Belajar Mengajar), karya Drs. Sunhaji, M. Ag. Buku ini merupakan salah satu buku yang membahas tentang persoalan pembelajaran, strategi pembelajaran, pola interaksi, sumber belajar, pengelolaan kelas serta masalah mikro teaching.
e)      Kurikulum Yang Disempurnakan, karya Dr. E. Mulyasa, M. Pd. Buku ini merupakan penyempurnaan kurikulum 2004 yang diwujudkan dalam SKKD dan telah disahkan penggunaannya di sekolah, diberlakukan secara berangsur-angsur pada tahun ajaran 2006/2007 pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
f)       Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAKEM, karya Ismail SM, M. Ag. Membahas tentang terjadinya ekselerasi perubahan pada era Globalisasi ini, setidaknya mampu membuka mata untuk melihat fenomena kemandegan dunia pendidikan secara umum dan pendidikan Islam pada khususnya dalam rangka mengantarkan dan membentuk manusia seutuhnya yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.
g)      Strategi Belajar Mengajar, karya Drs. Syaiful Bahari Djamarah, Drs. Aswani Zain. Buku ini membahas tentang suatu garis-garis haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan, sebagai pola-pola umum kegiatan guru anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.
2.    Mata pelajaran Fiqih
Tim Penyusun, Kurikulum 2004 Pedoman Khusus Fiqih (Jakarta : Departemen Agama Islam RI 2004)
Perlu diketahui bahwa penelitian tentang pembelajaran Aktif bukanlah penelitian yang baru, karena sebelumnya sudah ada penelitian yang berkaitan dengan hal tersebut, diantaranya penelitian yang dilakukan oleh Solikhah Mahasiswa IAIIG Kesugihan jurusan tarbiyah (2009) dengan judul Strategi Pembelajaran PAKEM Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Pada Mata Pelajaran Fiqih di MI MA’ARIF 02 Bajing kulon Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Dalam skripsi tersebut menjelaskan tentang dapat atau tidak meningkatkan mutu pendidikan agama Islam  di MI MA’ARIF 02 Bajing kulon kecamatan Kroya kabupaten Cilacap.
Dalam hal ini yang membedakan skripsi saudara Puji dengan yang akan penulis teliti adalah jika dalam skripsi saudara Puji PAKEM dalam pembelajaran pendidikan agama Islam secara umum dalam kajian KTSP, sedangkan penelitian yang akan penulis lakukan adalah Aplikasi Strategi PAKEM secara khusus yaitu PAKEM mata pelajaran Fiqih. Kemudian yang membedakan skripsi saudara Istiqomah dengan yang akan penulis teliti adalah Penerapan Pembelajaran PAKEM PAI MAN Kroya, sedangkan penelitian yang akan penulis lakukan adalah Aplikasi Strategi PAKEM MI Syafi’iyah Kecila bersifat khusus yaitu PAKEM mata pelajaran Fiqih.
Berangkat dari beberapa skripsi itu, penulis akan meneliti tentang Aplikasi Strategi PAKEM Pada Mata Pelajaran Fiqih di MI Syafi’iyah Kecila Kemranjen Banyumas.

F.       Sistematika Penulisan Skripsi
Untuk mempermudah dalam mempelajari skripsi ini, maka penulis sajikan sistematika penulisan skripsi. Penulisan dalam skripsi ini secara garis besar meliputi tiga bagian, yang terdiri dari beberapa Bab dan beberapa sub Bab dan masing-masing saling berkaitan erat yang merupakan kesatuan yang utuh, yaitu : Bagian awal (Formalitas), bagian ini memuat tentang bagian awal yang terdiri dari : halaman judul, halaman nota pembimbing, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, daftar isi. Bagian utama (isi), terdiri dari :
Bab Pertama yaitu pendahuluan terdiri dari : Latar Belakang Masalah, Definisi Operasional, Rumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat Penelitian, Telaah Pustaka, Sistematika Penulisan Skripsi.
Bab kedua yaitu berisikan : Pengertian strategi PAKEM, Prinsip-prinsip penerapa strategi PAKEM, Ciri-ciri dan karakteristik strategi PAKEM, Metode Mengajar dalam strategi PAKEM, Aplikasi berbagai model dalam strategi PAKEM, Asumsi dasar perlunya PAKEM dalam proses belajar mengajar, dilanjutkan dengan Pengertian mata pelajaran fiqih, Tujuan dan fungsi mata pelajaran fiqih, Rambu-rambu pembelajaran mata pelajaran fiqih, Standar Kompetensi Mata Pelajaran Fiqih, Metode pengajaran mata pelajaran Fiqih dan Strategi PAKEM pada mata pelajaran Fiqih.
Bab ketiga yaitu metode penelitian yang meliputi: Jenis pendekatan penelitian, Objek dan Subjek, Teknik pengumpulan data, Uji keabsahan data, Teknik Analisis Data
Bab keempat yaitu gambaran umum atau profil MI Safi`iyah Kecila Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yang meliputi: Letak dan Keadaan geografis, Sejarah Berdirinya, Keadaan guru dan siswa, Struktur Organisasi, Latar belakang penggunaan strategi PAKEM di MI Safi`iyah Kecila, kemudian dilanjutkan dengan Penyajian Data yang diawali dengan Pelaksanaan Strategi PAKEM mata pelajaran Fiqih, Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Strategi PAKEM di MI Syafi’iyah Kecila Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.
Bab kelima yaitu penutup, terdiri dari kesimpulan, saran-saran dan kata penutup. 

DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta : Rineka Cipta.
Depag RI, (2004), Kurikulum 2004 Standar Kompetensi MI Mata Pelajaran Fiqih, Jakarta : Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam.
Durori, Moh, (2002), Model Belajar Mandiri dalam Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM), Banyumas : Mitra Mas
Hadeli, (2006), Metode Penelitian Kependidikan, Jakarta : Quantum Teaching
Hamalik, Oemar, (2009), Kurikulum Dan Pembelajaran, Jakarta : Bumi Aksara.
Ismail, (2008), Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan), Semarang : Rasail Media Group
Iskandar, (2008), Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial, Jakarta : GP Press
Mulyasa, (2006), Kurikulum yang Disempurnakan, Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Dimyati, Mujiono, (2009), Belajar Dan Pembelajaran, Jakarta : Rineka Cipta
Sudjana, Nana, (1989), Cara Belajar Siswa Aktif Dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung : Sinar Baru Bandung.
Sagala, Saiful, (2008), Konsep Dan Makna Pembelajaran, Bandung : Alfabeta
Sugiyono, (2008), Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung : Alfabeta.
Sunhaji, (2009), Strategi Pembelajaran, Konsep Dasar, Metode dan Aplikasi Dalam Proses Belajar Mengajar, Yogyakarta : Grafindo Litera Media.
Djamarah, Syaiful Bahri & Zaini, Azwan, (2006), Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rineka Cipta.
Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, Jakarta : Visi Media.
Zaini, Hisyam, dkk, (2008), Strategi Pembelajaran Aktif, Yogyakarta : CTSD (Center for Teaching Staff Development).
Zulfa, Umi, (2010), Metode Penelitian Pendidikan, Yogyakarta : Cahaya Ilmu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Recent Post

Belanja Online

Blog ini di Sponsori oleh:

Untuk mendaftar silahkan klik gambar banner
Eying Up a Link Prospect > Adsense Indonesia
 

Pengikut

Histats.com © 2005-2010 Privacy Policy - Terms Of Use - Powered By

Sofyan Blog Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template